Dalam hidup ini memberi adalah hal yang sulit dilakukan. Apalagi jika memberi dalam kekurangan.
Memberi apapun itu dengan hati yang ikhlas adalah hal yg hebat. Memberi dengab ikhlas berarti memberi tanpa menngharapkan imbalan.
Apa jadinya jika yang kita berikan itu berwujud "perhatian" kepada seseorang yg sangat berarti. Orang yang pernah menjalani hubungan dengan kita, namun hubungan itu sudah berakhir. "Perhatian" yang awalanya adalah suatu hal yg harus dilakukan (dalam masa pacaran) jadi hal yang harus dibatasi (pacaran berakhir). Dan bagaimana ketika "perhatian" itu menjadi sebuah hal yang baru bagi kita, karena "perhatian" itu tidak lagi dibalas dengan senyum atau ucapan terimakasih?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar